Baju pesa’an digunakan dengan baju luar berwarna hitam yang longgar dan juga celana gombrong berwarna senada. Baju yang longgar ini menandakan bahwa orang Madura sangat terbuka dan menghargai kebebasan. 4. Kebaya Rancongan. Kebaya roncongan juga berasal dari Madura yang digunakan oleh perempuan. Berbicara tentang perkawinan, suku Sumba memiliki tradisi "Kawin tangkap" atau kata lainnya sering disebut (Piti Rambang) dilaksanakan secara terus menerus. Merujuk pada buku masyarakat Sumba dan Adat Istiadatnya yang ditulis oleh Oe. H. Kapita, kawin tangkap merupakan tahap awal dari proses peminangan perempuan dalam adat masyarakat Sumba. 4. Tari Higimitan. Sebuah tarian yang menggambarkan rasa saling kasih sayang antara dua insan pria dan wanita. Dalam tarian ini digambarkan seorang wanita yang meminta sirih pinang yang kuning. Sebagai tanda kasih sayang seorang pria, dipanjatlah sirih pinang yang kuning itu, walaupun pohonnya sangat tinggi dan licin. 5. Pakaian adat Maluku terdapat beraneka ragam. Berikut beberapa ragam pakaian adat Maluku: Baca juga: 6 Pakaian Adat Jawa Barat dan Ciri Khasnya, dari Pangsi hingga Kebaya Sunda. 1. Pakaian Baniang. Dulunya, pakaian baniang merupakan pakaian tradisional suku Jawa yang tinggal. di Maluku. Liputan6.com, Balikpapan - Kalimantan Timur merupakan provinsi yang terdiri dari beragam suku bangsa, seperti Kutai, Dayak, dan Banjar. Keberagaman itu membuat kebudayaan di Kalimantan Timur juga memiliki bermacam-macam baju adat tradisional. Sama halnya dengan busana adat daerah lain di Indonesia, baju adat Kalimantan Timur memiliki model dan Pakaian adat NTT. Secara tradisional, pakaian adat yang dipakai penduduk Provinsi Nusa Tenggara Timur dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu pakaian adat pria dan wanita. Berikut penjelasannya: Pakaian adat pria NTT. Pakaian adat yang dipakai kaum pria, meliputi: Topi bentuk khas sebagai hiasan kepala; Baju jas tutup R2LO.

pakaian adat wanita sumba timur